
WAMENA, PAPUA PEGUNUNGAN – Jauh di jantung Lembah Baliem, Yayasan Rembaya Sadana Dayaka (RSD) melanjutkan misi kemanusiaannya. Tim RSD melakukan kunjungan strategis ke Wamena, Provinsi Papua Pegunungan, untuk meninjau kesiapan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) serta melakukan monitoring mendalam kepada Calon Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kunjungan ini merupakan langkah bersejarah bagi Yayasan RSD dalam upaya memerangi masalah gizi dan stunting di wilayah pegunungan tengah Papua, di mana aksesibilitas dan logistik menjadi tantangan sekaligus peluang untuk berinovasi.
Membangun ekosistem gizi di Wamena memerlukan pendekatan khusus. Dalam peninjauan Dapur MBG, tim Yayasan RSD memastikan bahwa standar kualitas tetap terjaga meski berada di wilayah dengan elevasi tinggi dan ketergantungan logistik udara yang besar.
Fokus Utama Peninjauan di Wamena:
“Hadir di Wamena adalah bukti bahwa Yayasan RSD tidak hanya bekerja di kota besar. Kami ingin setiap anak di Papua Pegunungan mendapatkan hak gizi yang sama dengan standar yang sama ketatnya,” tegas perwakilan tim monitoring RSD.
Program SPPG di Wamena diharapkan menjadi pusat penggerak kesehatan bagi masyarakat sekitar. Dalam monitoring ini, Yayasan RSD melakukan evaluasi terhadap calon mitra yang akan menjadi garda terdepan pelayanan gizi.
Kriteria yang dievaluasi meliputi:
Hadirnya Dapur MBG dan SPPG di Wamena bukan sekadar tentang membagikan makanan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi emas Papua yang sehat, cerdas, dan kuat. Dengan dukungan mitra lokal yang kompeten, Yayasan RSD optimis mampu menurunkan angka kekurangan gizi secara signifikan di Papua Pegunungan.
Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi kolaboratif mengenai rencana aksi (action plan) percepatan operasional. Yayasan RSD berkomitmen memberikan dukungan teknis penuh agar calon mitra di Wamena siap beroperasi dalam waktu dekat.
Yayasan Rembaya Sadana Dayaka (RSD) mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung program pemenuhan gizi di seluruh pelosok negeri, dari Sabang hingga Merauke, dari dataran rendah hingga puncak pegunungan Papua.